Tuesday, February 14, 2006

Latah : Valentine

Tadi siang istri saya menelpon. Sebenarnya saya rindu sekali setelah 3 hari ini. Setelah mendengar suaranya, semua keletihan hilang. Seperti mendapat charge baru, full. Allahu Akbar. :)

Saya memikirkan kenapa tadi sempat terlontar kata-kata valentine, kenapa kita ikutan dengan kata itu ? bukankah valentine itu adalah opini yang dilemparkan oleh yahudi dan nashara untuk menjauhkan kita dari nilai-nilai Al Qur'an ?. Dengan dalih kasih sayang sehingga melegalkan hubungan antara yang bukan mahramnya sehingga mendekati pada zina, naudzubillah.

Dalam Islam sendiri, hari kasih sayang itu adalah tiap hari. Bukankah kita selalu diajarkan dan dididik untuk mencintai dan menghormati orang tua, istri dan anak ?. Dan mengungkapkan sayang dan cinta tidak dikhususkan pada 1 hari saja yang dirayakan secara internasional. Setiap hari adalah hari kasih sayang. Bagaimana kita berinteraksi dengan sesama manusia dengan baik. dan itu telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Dengan cinta dan kasih sayang beliau telah menyatukan ummat ini dahulunya berpecah dan sekarang bersatu dalam ikatan persaudaran Islam.

Begitu sayangnya Allah SWT kepada hambanya sehingga tiap hari kita masih menghirup udara yang segar dan gratis,
begitu sayangnya Rasulullah kepada ummatnya sehingga pada waktu akan meninggalkan dunia ini, kata yang terakhir terdengar adalah ummati, ummati, ummati .....

"Sayangku, engkau adalah permata dunia yang terindah yang pernah saya dapatkan. Didiklah anak-anak kita untuk bisa mencintai Allah SWT dan RasulNya dan selalu merindukan syahid di jalanNya."

Kita harus ingat, mencintai Allah SWT dan Rasulullah sAW harus melebihi kecintaan kita kepada yang lainnya.

"Salah seorang di antara kamu tidak beriman, sehingga dia mencintai aku lebih dari cintanya terhadap orang tuanya, anaknya dan seluruh manusia" (Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim melalui Anas bin Malik).
Post a Comment
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...