Wednesday, July 18, 2007

Sosialisasi Penggunaan Aplikasi Perangkat Lunak Legal dan HAKI di Kabupaten Sinjai - SulSel

Badan Komunikasi dan Informatika (bakominfo) Kabupaten Sinjai - Sulawesi Selatan mengadakan sosialisai Penggunaan Aplikasi Perangkat Lunak Legal dan HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual). Acara ini dilaksanakan pada tanggal 12 Juli 2007 pukul. 09.00 s/d 16.30 WITA di Aula Bakominfo Sinjai.



Acara dibuka dengan sambutan dari bapak Wakil Bupati Sinjai tentang pentingnya penggunaan perangkat lunak yang legal di institusi pemerintahan dan pentingnya mendapatkan hak cipta dari karya atau kreasi yang telah dibuat oleh warga Sinjai, apapun bentuknya. Beliau mengambil contoh tentang minuman khas Sinjai yang sampai saat ini belum memiliki legalitas hukum.

Acara ini dipandu oleh Kepala Bidang Aplikasi dan Telematika Bakominfo Sinjai - Lukman, SPd. Peserta yang diundang dari semua Unit Kerja se Kab. Sinjai, Kecamatan, Pengusaha, Sekolah.



Pemateri pertama adalah Kepala Polres Sinjai. Beliau memaparkan tentang peran kepolisian dalam pengawasan penggunaan perangkat lunak legal dan pelaksanaan Haki secara umum.



Pemateri kedua dari Kepala Kejaksaan Negeri Sinjai. Yang dipaparkan adalah tentang HAKI itu sendiri secara umum dan juga beberapa pengertian tentang hak cipta, paten, dll. Juga tentang bagaimana mendapatkan hak cipta untuk hasil karya yang kita buat.

Pemateri ketigadari Kantor PDE Provinsi SulSel yang memberikan penjelasan tentang kebijakan pemerintah Indonesia dalam penggunaan aplikasi perangkat lunak yang legal. Beliau juga memberikan penjelasan tentang FOSS dan IGOS.



Setelah sesi diskusi dengan semua pemateri, maka acara dilanjutkan dengan demo penggunaan aplikasi perangkat lunak legal. Yang dintunjukkan pada sesi demo ini adalah penggunaan perangkat lunak alternatif di perkantoran, dunia usaha, sekolah, dan lain-lain.

Pak Cedi menjelaskan tentang Linux dan Sejarahnya. Juga tentang bagaimana melakukan registrasi ke Microsoft bagi yang akan melegalkan Windows nya.



Saya sendiri membawakan Ubuntu dengan desktop effect, OpenOffice.Org sebagai aplikasi perkantoran, KDE Edu dan games untuk aplikasi pembelajaran bagi anak-anak sekolah. Dan dengan virtual box, menjalankan IGOS Nusantara Desktop.





Dalam sesi demo ini, dibagikan juga CD Ubuntu 7.04 dan 6.10 yang masih sisa sekitar 9 biji. Dan respon dari peserta cukup bagus. Pertanyaan dan tanggapan yang muncul masih tentang bagaimana migrasi dan kompatibilitas data yang sudah ada dari aplikasi sebelumnya. Bahkan setelah demo, sudah ada yang tertarik untuk diinstallkan langsung di kantornya. :)

Acara ini akan diikuti dengan beberapa pertemuan lagi untuk membahas pembentukan komunitas IT di jajaran instansi PEMKAB.

--- end ---

ini foto sewaktu wakil dari kementrian pendayagunaan aparatur negara datang ke Sinjai sehari sebelumnya untuk melihat perkembangan kabupaten sinjai dalam pelayanan publik. hehe .. kelihatan notebook axioo dengan edubuntu dipakai untuk presentasi di tempat yang sama, aula bakominfo.

Wednesday, July 04, 2007

Membuat Billing Internet [1]

Jadi begini yang saya kerjakan untuk tahap awal billing, belum ada perhitungan waktu dan biaya koneksi :).

1. Instalasi ubuntu server 7.04. Sudah termasuk instalasi Apache dan Mysql.
2. Konfigurasi network.

Modem
|
eth0
|
gateway/billing
|
eth1
|
switch/hub ----- PC1
|
PC2, PC3, dst

3. Misalnya gateway/billing punya IP Address yang menghadap ke user 192.168.1.11
4. User PC 1, 2, 3, dst memakai IP Address 192.168.1.xxx
5. Misalnya di gateway/billing, login usernya "billing" trus password ?? :)
6. Di PC User, gateway diarahkan ke 192.168.1.11 dan dns ke server dns.
7. Di gateway/billing, di file /etc/rc.local saya tambahkan baris ini ;
echo 1 > /proc/sys/ipv4/ip_forward
biar ip forward nya berfungsi. Defaultnya itu 0.

Konfigurasi networknya sesuaikan saja. Yang di atas hanya contoh saja kan ?
Nah selanjutnya membuat agar internetnya sharing ke user.

Misalnya, saya mau membuat agar PC1 yang memiliki IP Address 192.168.1.1 bisa koneksi ke internet. Maka saya memanfaatkan iptables. Saya mengetikkan ini di gateway/billing :

$ sudo iptables -A POSTROUTING -j MASQUERADE -t nat -s 192.168.1.1

dengan perintah itu, maka PC1 akan bisa koneksi ke internet. Hal yang sama untuk PC2, PC3, dst. Tinggal ubah IPnya saja.

Untuk menghentikan koneksi di PC1.

$ sudo iptables -D POSTROUTING -j MASQUERADE -t nat -s 192.168.1.1

perbedaannya ada di -A (Tambah) dan -D (Hapus).

[Script PHPnya]
Saya buat 3 file. File untuk start dan untuk stop dan file untuk link ke start dan stop.

//start.php
$ip = $_SERVER["REMOTE_ADDR"]; //mendefinisikan ip yang mengakses
$start = system("sudo iptables -A POSTROUTING -j MASQUERADE -t nat -s $ip");

//stop.php
$ip = $_SERVER["REMOTE_ADDR"]; //mendefinisikan ip yang mengakses
$start = system("sudo iptables -D POSTROUTING -j MASQUERADE -t nat -s $ip");

//index.php
isinya link ke file start.php dan stop.php

Sekarang bagaimana supaya perintah IPTABLES ini bisa dijalankan dari web ? Di sini ada perintah sudo, dan pastinya akan minta password, :)

[mode bingung on]
Coba buka-buka : $ sudo visudo :)

lanjutannya next :). Dan mungkin nanti hasilnya belum memperhitungkan keamanannya.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...