Wednesday, September 26, 2007

Penentuan 1 Syawal .. akankah ada perbedaan lagi ?

Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, selalu ada perbedaan pendapat tentang penentuan 1 Syawal. Untuk bulan Hijriah memang tidak ada ketentuan bahwa bulan tertentu harus 29 atau harus 30 karena semuanya tergantung dari penampakan hilal (bulan, moon).

Bagaimana kalau kita melihat bulan Syawal dengan KStars ?.

Kalau dari tulisan sebelumnya Marhaban Yaa Ramadhan kita bisa tau bahwa menentukan awal bulan baru dari tahun hiriah itu ada 2 metode yaitu : Rukyat dan Hisab.

Hisab : berarti perhitungan dengan mempergunakan ilmu falak (astronomi)
Rukyat : berarti mengamati langit untuk melihat hilal atau bulan baik dengan mata telanjang atau dengan bantuan alat misalnya teleskop.

Nah dengan menggunakan KStars, menurut saya sama dengan proses Hisab. Karena semua sudah ada dalam perhitungan-perhitungan yang dilakukan oleh aplikasinya sendiri, hanya saja diwujudkan dalam bentuk grafis yang menarik.

Nah ini hasil dari set tanggal ke 11 Oktober 2007, terlihat bahwa matahari terbenam lebih dahulu satu menit dari bulan.



Nah, yang bermasalah sekarang adalah kesepakatan berapa derajat bulan tersebut ada di atas cakrawala (garis horison) sehingga bisa disebut sebagai bulan baru ?
Post a Comment
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...