Pages

Tuesday, November 20, 2007

Perjalanan ke ILC 2007

Ini sekilas perjalanan ke Yogya ikut ILC 2007 yang sempat dituliskan selama perjalanan dengan memakai gedit.

[Tanggal 17 Nov]

Perjalanan darat dari Sinjai ke Makassar dari pagi sampai pkl. 11.30 WITA. trus mengurus tiket pesawat ke Yogya dan menyelesaikan semua urusan-urusan di Makassar. (dibantu oleh Arman Satari - KPLI Makassar) kemudian ke Bandara Hasanuddin untuk check-in (di tiket tertulis kalo berangkat pkl. 18.00).

Sampai pukul 19.30 Masih di Bandara ... (delayed), setelah naik di pesawat, masih ada penundaan. Jadi berangkatnya sekitar pkl. 20.30. Ini karena perbedaan waktu 1 jam. Jadi berangkat sekitar pukul 20.30 WITA dan tiba di Yogya pkl. 20.30 WIB. Jadi umur saya tidak bertambah 1 jam ?? :) dan menurut info dari Dedi (milisdad) dijemput oleh Pak Sabri. Dan di di bandara Adi Sutjipto sudah ada Pak Sabri, Belutz, Resza (YPLI), Chasan dan Ainul (Ubuntu Semarang), tidak lama ada juga Alvon dan Kosha dan teman2 di ubuntu yogya, trus ketemu Hansen (mht), Pak Rusmanto (InfoLinux), Dedi Hariyadi.

Jadi kita semua langsung acara makan-makan, :). tempatnya saya tidak tau hehe .. orang kampung. ;). Ikut PRA KPLI Meeting (datangnya terlambat) .. trus tidur :D.

[Tanggal 18 Nov]
Berangkat ke tempat KPLI Meeting di UII Yogya. Di sini ternyata internetnya kencang. Acara dimulai dengan registrasi peserta dan selanjutnya dilanjutkan dengan meeting. Awalnya meeting ini semua peserta mengungkapkan ide-ide, gagasan, dan lain-lain yang berkaitan dengan perkembangan KPLI dan Linux. Dan dari masukan-masukan tersebut akhirnya dibagi menjadi beberapa bagian antara lain Pendidikan, Warnet, Legalitas KPLI.

Ada juga acara yang memperkenalkan BlankOn yang sudah dirilis. Juga ucapan selamat kepada tim BlankOn dan disini ada pemberian hadiah baju BlankOn oleh pak Rusmanto sebagai ketua YPLI. Tapi waktu pemberian baju ini, kenapa saya yang disuruh naik sama pak Sabri untuk mewakili tim BlankOn wah .. jadi grogi abiss deh diliat sama master-master GNU/linux. Seharusnya imtheface (AndyApdani) yang ada di sana sebagai manajer rilis dan juga pak Mohammad DAMT.

Terakhir adalah acara foto-foto dari setiap utusan. Ini foto dari tim BlankOn yang hadir ..




dari kanan ke kiri : Ainul, Belutz, Takdir, Hansen (mht), st sabri, pak rusmanto, panitia.

Saya ingat kata-kata dari Hasan Al Banna,
Banyak orang yang bisa mengeluarkan ide dan gagasan, tapi dari banyak orang tersebut sangat sedikit yang bisa menuliskannya. Dan dari sedikit orang yang bisa menuliskan idenya tersebut, masih sedikit lagi yang bisa mengaplikasikan gagasan-gagasan dan ide tersebut. Dan dari sedikit orang yang bisa mengaplikasikan ide tersebut, masih sedikit lagi yang bersungguh-sungguh untuk melaksanakannya.

Mudah-mudahan dengan ILC ini, bisa memberikan semangat kepada kita semua untuk mengembangkan Free and Open Source Software di tanah air. Tidak hanya sampai di sini sebagai hasil diskusi atau konferensi.

Friday, November 16, 2007

Compiz Fusion di Blankon 2

Blankon 2 sudah rilis, screenshotnya bisa dilihat di http://www.blankonlinux.or.id/screenshot.html. Dan yang buat penasaran adalah screenshot yang terakhir, yang desktop 3D dan http://www.blankonlinux.or.id/skrinsyut/blankon-2-08.jpg.


Setelah mengintal Blankon 2. Compiz langsung aktif. Tapi untuk mengatur compiz itu sendiri belum ada. Jadi harus menambahkan compiz config manager.

$ sudo apt-get install compizconfig-setting-manager

Kemudian mengaktifkan fitur "shift switcher". dengan kombinasi tombol , didapatkan hasil seperti ini :




:)

Saturday, November 03, 2007

Selamat : Rilis Beta Blankon2 :)

Silahkan rame-rame di unduh dari link berikut ini :





Blankon Linux

FOSS-ID

Peternakan Kambing UI

Wednesday, October 24, 2007

About Leadership : Menjelang Pemilu Gubernur Sulawesi Selatan 5 November 2007

Suasana perpolitikan di Sulawesi Selatan saat ini sangat panas. Dalam beberapa pekan ini setelah Idul Fitri 1428H, penuh dengan aktifitas kampanye para calon gubernur dan wakil gubernur propinsi Sulawesi Selatan.

Yup, ini adalah kesempatan bagi kita (yang tinggal di Sulawesi Selatan) untuk memilih pemimpin kita untuk 5 tahun yang akan datang.

Adapun sosok pemimpin yang bisa dipilih, ada bagusnya kita bisa ikuti wejangan dari Ibnu Taimiyah. Kata beliau, "Pemimpin yang akhlak individualnya rendah namun adil dan tegas dalam urusan publik lebih baik daripada pemimpin yang shaleh dan terlihat sederhana namun lemah dalam mengelola pemerintahan".

Dan seperti yang dituliskan oleh ustadz Surya Darma dalam kolom tarbiyah Siyasi dari buletin Tekad (Buletin Fraksi PKS DPRD SulSel) edisi tgl 2 September 2007, "kriteria seorang pemimpin harus cerdas cemerlang tak perlu diburu habis-habisan. Syarat itu bisa dikompensasi dengan sikapnya yang rendah hati untuk selalu menempatkan diri sebagai pembelajar".



Saat melihat ada kekurangan individual yang muncul pada diri sang pemimpin, kita tidak akan menyikapinya secara berlebihan. Namun bila penyimpangan sang pemimpin menyentuh wilayah publik, maka sikap kritis tidak boleh ditawar-tawar.

Mungkin ada yang merasa bosan dengan membaca tulisan seperti ini. Bosan dengan politik, bosan dengan masalah politik yang disangkutpautkan dengan agama. Itu terserah dari masing-masing individu.

Ikut memilih ataupun tidak ikut memilih, pasti akan ada pemimpin yang akan terpilih. Karena itu mari kita mempergunakan hak suara kita di bilik suara nanti untuk memilih pemimpin kita. Perbanyaklah membaca dan teruslah belajar. Sehingga kita bisa memilih pemimpin yang tepat. ;)

Thursday, October 11, 2007

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...